Rahasia Makanan Sehat: Hormon Bahagia dan Enzim Vital

Rahasia Makanan Sehat: Hormon Bahagia dan Enzim Vital

Oleh: Aleysius H. Gondosari

Apa yang membedakan makanan sehat dari yang kurang sehat atau tidak sehat? Perbedaannya terletak pada ada atau tidaknya Hormon Bahagia dan Enzim Vital. Makanan sehat mengandung Hormon Bahagia dan Enzim Vital. Sebaliknya, makanan tidak sehat mengandung Hormon Stres dan Anti-Enzim.

Hormon Bahagia vs. Hormon Stres

Hormon Bahagia bukan hanya berasal dari otak yang bahagia, tetapi juga ada pada makanan sehat.

Sebaliknya, Hormon Stres bukan hanya ada pada pikiran atau otak yang sedang stres, tetapi juga berasal dari makanan tidak sehat dan dari bibit penyakit yang masuk ke tubuh kita.

Enzim Vital vs. Anti-Enzim

Demikian pula dengan Enzim Vital. Enzim Vital bukan hanya dihasilkan oleh organ tubuh kita, tetapi juga ada pada makanan sehat.

Sebaliknya, Anti-Enzim terdapat pada makanan tidak sehat.

Enzim Vital berfungsi seperti katalisator yang akan membantu organ-organ seperti tiroid, hati, ginjal, pankreas, lambung, usus, dalam mencerna makanan. Sebaliknya, Anti-Enzim akan menghambat organ-organ tubuh kita dalam mencerna makanan.

Dengan mengonsumsi makanan sehat, organ kita akan menjadi sehat, karena terbantu oleh Enzim Vital yang ada pada makanan sehat.

Sebaliknya, dengan mengonsumsi makanan tidak sehat, organ kita akan menjadi tidak sehat, karena harus bekerja keras menghasilkan lebih banyak Enzim, agar dapat mencerna makanan, dan menetralisir Anti-Enzim.

Ciri-Ciri Makanan Sehat dan Tidak Sehat

Makanan sehat umumnya adalah makanan segar atau dikukus. Pada makanan ini, Hormon Bahagia dan Enzim Vital masih utuh.

Pada mentimun, Hormon Bahagia dan Enzim Vital terdapat pada kedua ujungnya. Nutrisi ada pada bagian tengahnya.

Pada kentang, ubi, dan pisang, Hormon Bahagia dan Enzim Vital terdapat pada kulitnya. Jadi kalau dikukus, sebaiknya bersama kulitnya, agar Hormon Bahagia dan Enzim Vital meresap ke dalam kentang, ubi, dan pisang.

Pada tempe segar, Hormon Bahagia dan Enzim Vital terdapat pada fermentasinya.

Pada makanan yang direbus, masih tersedia nutrisi yang lengkap, tetapi Hormon Bahagia dan Enzim Vital sudah mulai berkurang.

Sebaliknya, pada makanan yang digoreng, dipanggang, atau dibakar, Hormon Bahagia dan Enzim Vital akan rusak terkena pemanasan tinggi, sehingga sifatnya berubah menjadi Hormon Stres dan Anti-Enzim.

Jadi kentang kukus yang sehat, bila digoreng, akan berubah menjadi kentang goreng yang tidak sehat. Air tebu yang sehat, bila diproses di pabrik, akan berubah menjadi gula pasir yang tidak sehat. Tempe segar yang sehat, bila digoreng, akan berubah menjadi tempe goreng yang tidak sehat.

Semoga bermanfaat bagi kesehatan Pembaca.

Salam Sehat Bahagia,

Aleysius H. Gondosari
Penulis, Peneliti, Praktisi Terapi Energi 5 Elemen
HP: 0818-116669, 0852-31048567
email: aleysiush@gmail.com
http://www.5elemen.com
http://buku.5elemen.com
http://konsultasi.5elemen.com
http://terapi-kanker-alami.5elemen.com
http://workshop.5elemen.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>